@#$%$@#
"Kamu menangis Ra'?"
Pertanyaan itu selalu terngiang bahkan terucap saat tergambar kesalahan ataupun kesedihan yang terjadi tanpa sengaja.Kapan dan siapa yang berucap, aku pun sudah berusaha melupakannya. Namun, dari balik dinding kamar kos-an semasa kuliah dulu, seperti masih merekam berbagai peristiwa belasan tahun lalu.
Sadar atau tidak sadar, ternyata aku masih menyimpan goresan nama itu. Air matapun masih menggenang saat mengingatnya di bis kota, perjalanan ke luar kota, di meja kerja ataupun ditempat-tempat yang tak sengaja kumaki diri atas kebodohan ini. Cengang memang. Tapi, itulah aku,
Kurutuk kebodohan ini hingga datang nama-nama lain, tak terperi betapa dahsyatnya perlawanan melupakan sesuatu yang seharusnya hilang dari ingatan. Bersendikan luka hati kuterbenam pada masa lalu, sejajar dengan keinginanku bertemu dengannya.
@@$$$$$&&&&%%%%%%@######********ZDRVUU#%Y((^%#@^
0 Comments:
Post a Comment
<< Home