JANGAN JEMU BERDOA
Jika kita memohon tibanya cahaya siang pada saat kian memekatnya kegelapan malam, maka penantian kita akan lama, karena ketika itu kepekatan akan meningkat hingga tibanya fajar. Tetapi yakinlah bahwa fajar pasti menyingsing baik kita menghendaki atau tidak, jika kita menghendaki kembalinya malam pada saat itu, maka doa kita tidak akan dikabulkan karena kita meminta sesuatu yang tak layak dan kita akan dibiarkannya meratap, lunglai, jemu dan enggan. Tetapi kita salah bila jemu berdoa.
Diterima dari Aisyah r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Tidak mempan sikap hati-hati terhadap takdir, sedang doa itu akan memberi manfaat, baik terhadap hal-hal yang telah terjadi maupun yang belum terjadi. Dan sungguh, bala atau malapetaka itu turun , lalu disambut doa, maka bergulatlah keduanya sampai hari kiamat"(diriwayatkan oleh Bazzar dan Tabrani, juga oleh Hakim yg menyatakan isnadnya sah)
Diterima dari Salman Al farisi bahwa Rasulullah saw bersabda : "Tidak dapat menolak qadha kecuali doa, dan tidak bisa menambah umur kecuali kebaikan" (riwayat Turmudzi yg menyatakan sbg hadits hasan lagi gharib)
Diriwayatkan oleh Abu 'Uwanah dan Ibnu Hibban bahwa Rasulullah saw bersabda : "Jika salah seorang di antaramu berdoa , hendaklah ia menunjukkan besarnya keinginan buat memperolehnya, karena tidak satupun yang dianggap besar oleh Allah"
Bagaimana adab atau berdoa yang baik ?
1.Mencari yang halal
Diriwayatkan oleh hafizh bin Mardawaih dari Ibnu Abbas , "Saya membaca ayat ini dihadapan Nabi saw :"Hai manusia, makanlah barang halal lagi baik yang terdapat di muka bumi". Tiba-tiba berdirilah Sa'ad bin Abi Waqqash , lalu katanya "Ya Rasulullah! tolong anda doakan kepada Allah agar saya dijadikan orang yang selalu dikabulkan doanya". Ujar Nabi, "Hai, Sa'ad! Jagalah soal makananmu, tentu engkau akan menjadi orang yang makbul doanya! Demi Allah yang nyawa Muhammad berada dalam genggamanNya!Jika seorang laki-laki memasukkan sesuap makanan yang haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima doanya selama 40 hari, dan barang siapa juga hamba yang dagingnya tumbuh dari makanan haram atau riba, maka neraka lebih layak untuk melayaninya"
2. Menghadap kiblat
Nabi saw pergi keluar buat shalat istiqo' minta hujan, maka beliau berdoa dan memohonkan turunnya hujan sambil menghadap kiblat
3. Memperhatikan saat-saat yang tepat dan suasana utama.
Seperti hari arafah, bulan ramdhan, hari jumat, pertiga terkahir malam, waktu sahur, ketika sedang sujud, ketika turun hujan, antara adzan dan iqomah, saat mulai pertempuran, ketika dalam ketakutan atau sedang beriba hati.
Diterima dari Abu Umamah : ""Seseorang bertanya 'Ya RAsulullah, doa manakah yang lebih didengar Allah ?' Ujar nabi 'Doa ditengah tengah akhir malam dan selesai shalat fardhu'"
Diterima dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw bersabda :"Jarak yang paling dekat diantara hamba dan Tuhannya ialah ketika ia sedang sujud.maka perbanyaklah doa ketika itu, karena besar kemungkinan akan dikabulkan"
4. Memulainya deng memuji Allah, memuliakan dan menyanjung Nya seta memuliakan- mengucapkan shalawat nabi
5. Memusatkan perhatian, menyatakan kerendahan diri serta ketergantungan kepada Allah Yang Maha Mulia serta menyederhanakan tinggi suara, antara bisik-bisik dan jahar.
"Dan janganlah kamu keraskan suaramu waktu berdoa, jangan berbisik bisik dengan suara halus, tetapi tempuhlah jalan tengah diantara keduanya"(Al Isra :110)
"Bermohonlah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan tidak mengeraskan suara.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melewati batas"(Al A'raf :55)
6. Hendaklah doa itu tidak mengandung dosa atau memutuskan tali silaturahim
Berdasarkan hadits yg diriwayatkan oleh Ahmad dari Abu Said khudri bahwa nabi saw bersabda :"Tidak seorangpun yang berdoa kepada Allah 'azza wajalla , sedang doanya tidak mengandung dosa atau bermaksud hendak memutuskan silaturahim, kecuali akan diberi Allah salah satu diantara 3 perkara : pertama akan dikabulkanNya doa itu dengan segera, kedua, adakalanya ditangguhkanNya untuk menjadi simpanan di akhirat kelak, ketiga, mungkin dengan menghindarkan orang itu dari bahaya yang sebanding dengan apa yang dimintanya. Tanya mereka 'Bagaimana kalau kami banyak berdoa ?'Ujar nabi 'Allah akan lebih memperbanyak lagi' "
7. Tidak menganggapnya lambat akan dikabulkan Allah
Berdasarkan hadits yg diriwayatkan oleh Malik dari Abu hurairah bahwa Nabi saw bersabda : "Tentu doa seseorang akan dikabulkan Allah, selama orang itu tidak gegabah mengatakan'saya telah berdoa, tetapi doa saya tidak juga dikabulkan Allah'"
8.Berdoa dengan keinginan yang pasti agar dikabulkan
Berdasarkan hadits yg diriwayatkan oleh Abu dawud dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda : "Janganlah seseorang diantaramu mengatakan'Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menginginkannya, Ya Allah , berilah rahmat padaku jika Engkau mengingininya. Dengan Tujuan untuk memperkuat permohonannya itu, karena Allah Ta'ala , tak seorangpun yang dapat memaksaNya'
9. Memilih kalimat-kalimat yang mencakup makna yang luas
Dalam Sunan Ibnu Majah terdapat "bahwa seorang laki2 datang menemui rasulullah saw, lalu bertanya “Ya Rasulullah , manakah doa yang lebih utama?' Ujar Nabi 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu kemaafan dan keselamatan baik di dunia dan akhirat”
Juga terdapat "Tidak ada doapun yang diucapkan oleh hamba , yang lebih utama dari 'Ya Allah , saya memohon kepadaMu keselamatan baik di dunia maupun di akhirat"
10. Menghindari yang tak baik terhadap diri sendiri, keluarga dan harta benda sendiri
Diterima dari jabir bahwa rasulullah saw bersabda : "Jangalah kamu berdoa buruk terhadap dirimu, begitupun terhadap anak-anakmu, terhadap pelayan-pelayan dan harta bendamu. jangan sampai nanti doamu itu bertepatan dengan suara saat dimana Allah bisa memenuhi permohonan, hingga doa burukmu itu akan benar-benar terkabul
11.Mengulangi doa sampa tiga kali
Diterima dari Abdullah bin Mas'ud : "Bahwa rasulullah senang sekali berdoa dan istighfar tiga kali"
12. Agar mulai dengan diri pribadi bila berdoa buat orang lain
Firman Allah ta'ala :""Ya Tuhan kami!berilah keampunan bagi kami, dan bagi saudara-saudara kami yang telah lebih dulu beriman daripada kami"(Al Hasyr : 10)
Diterima dari Ubai bin Ka'ab , katanya :"Bila Rasulullah saw teringat akan seseorang lalu mendoakannya maka lebih dulu dimulainya dengan dirinya sendiri"
Rangkuman KAMUS IMB (lupa tanggalnya)
0 Comments:
Post a Comment
<< Home